Bunga Pala Jadi Primadona, Harga Stabil Dorong Minat Investor

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 2 Mei 2025 - 00:17 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papan Informasi secara Real-time menampilkan harga Pala Per 1 Mei 2025.

Papan Informasi secara Real-time menampilkan harga Pala Per 1 Mei 2025.

sumut.tagarutama.com, Fakfak – Informasi harga komoditas pala yang kini ditampilkan secara real-time melalui papan elektronik Dinas Perkebunan Kabupaten Fakfak menjadi terobosan baru yang sangat membantu para petani dan pedagang lokal.

Langkah ini menghadirkan transparansi harga yang dinilai mampu memperkuat posisi tawar petani, sekaligus membuka jalur komunikasi langsung antara produsen lokal dengan buyer dari luar daerah.

“Harga yang kami tampilkan di papan informasi elektronik adalah harga grosir tertinggi berdasarkan hasil survei di sejumlah pelaku usaha perdagangan antar-pulau. Informasi ini sangat strategis bagi petani dan pelaku pasar dalam menentukan nilai jual produknya,” ungkap Plt. Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Fakfak, Selasa (1/5/2025).

Baca Juga : KAMMI Fakfak Gelar Diskusi Inspirasi Tokoh: Pendidikan sebagai Kunci Transformasi SDM Menuju Generasi Emas 2045

Memasuki awal Mei 2025, tren harga pala Tomandin terpantau stabil, dengan beberapa jenis mengalami sedikit kenaikan dibandingkan bulan sebelumnya.

Baca Juga :  Solidaritas Kemanusiaan, SMK Yapis Fakfak Kumpulkan Donasi untuk Palestina

Berikut adalah harga komoditas pala per 1 Mei 2025 di Kabupaten Fakfak:

  1. Pala mentah: Rp 600.000 per 1.000 biji (setara Rp 45.000/kg)
  2. Pala kulit goyang: Rp 70.000/kg (naik dari Rp 68.000/kg)
  3. Pala tuli: Rp 45.000/kg (naik dari Rp 43.000/kg)
  4. Pala ketok kualitas 1: Rp 115.000/kg
  5. Pala ketok kualitas 2: Rp 60.000/kg
  6. Pala ketok kualitas 3: Rp 40.000/kg
  7. Bunga pala (fuli): Rp 225.000/kg
Baca Juga :  Dinas Perkebunan Fakfak Dorong Sawit Bomberay dan Tomage Jadi Produk Andalan Daerah

Bunga pala (fuli) menjadi primadona pasar saat ini. Permintaannya tinggi, terutama dari pembeli luar daerah yang langsung menjalin komunikasi dengan petani dan pedagang lokal.

“Tingginya permintaan terhadap bunga pala menunjukkan potensi besar sektor ini. Informasi harga yang terbuka menjadikan posisi tawar petani semakin kuat,” tambahnya.

Selain itu, kemudahan akses informasi harga juga mulai menarik perhatian investor domestik yang melihat potensi komoditas pala sebagai peluang bisnis yang menjanjikan. Transaksi menjadi lebih terbuka, adil, dan menguntungkan bagi semua pihak. (TU.04)

Follow WhatsApp Channel sumut.tagarutama.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pantau Panen di Kayauni, Kepala Distrik Kayauni Tegaskan Komitmen Jaga Mutu Pala Fakfak
Gerak Cepat Jawab Aspirasi Reses DPRK, Dinas Perkebunan Fakfak Antar Bibit Pala Langsung ke Kebun Petani
Retribusi Pala Tembus Rp248,4 Juta hingga April 2026, Harga Fuly Menguat, Fokus Perkuat Mutu
Petani Pala Fakfak Merasa Dihargai, Penetapan Harga Jadi Harapan Baru bagi Perkebunan Pala
Bangun Kebanggaan Produk Lokal, SMAN 2 Fakfak Bersama Dinas Perkebunan Luncurkan Pala Grafting dan Pupuk Organik Asli Papua di Hardiknas 2026
Dinas Perkebunan Fakfak Perkuat Pengendalian Hama Pala dengan Pupuk Organik TOP
Sosialisasi Jemput Bola Perkuat Implementasi Edaran Bupati, Dukungan Distrik dan Kampung Dorong Pala Unggul Fakfak
Pemkab Fakfak Gencarkan Sosialisasi Harga Pala, 72 Titik Usaha Dipasangi Pamflet Himbauan

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 16:48 WIT

Pantau Panen di Kayauni, Kepala Distrik Kayauni Tegaskan Komitmen Jaga Mutu Pala Fakfak

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:43 WIT

Gerak Cepat Jawab Aspirasi Reses DPRK, Dinas Perkebunan Fakfak Antar Bibit Pala Langsung ke Kebun Petani

Jumat, 1 Mei 2026 - 06:36 WIT

Retribusi Pala Tembus Rp248,4 Juta hingga April 2026, Harga Fuly Menguat, Fokus Perkuat Mutu

Kamis, 30 April 2026 - 20:09 WIT

Petani Pala Fakfak Merasa Dihargai, Penetapan Harga Jadi Harapan Baru bagi Perkebunan Pala

Kamis, 30 April 2026 - 19:29 WIT

Bangun Kebanggaan Produk Lokal, SMAN 2 Fakfak Bersama Dinas Perkebunan Luncurkan Pala Grafting dan Pupuk Organik Asli Papua di Hardiknas 2026

Berita Terbaru