Kaimana Ikuti Jejak Papua Tengah, Replikasi SIKAP OAP

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 29 Januari 2026 - 13:33 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Papua, Matius Fakhiri dan Bupati Kaimana, Hasan Achmad sepakat untuk kerjasama perkuat pengusaha OAP di Kota Jayapura, Rabu (28/1). (Foto:Alexander Loen)

Gubernur Papua, Matius Fakhiri dan Bupati Kaimana, Hasan Achmad sepakat untuk kerjasama perkuat pengusaha OAP di Kota Jayapura, Rabu (28/1). (Foto:Alexander Loen)

sumut.tagarutama.com, Fakfak –  Upaya Pemerintah Kabupaten Kaimana dalam melindungi dan memberdayakan pegusaha asli papua, ditunjukkan melalui penandatanganan MoU Replikasi Sistem Informasi Kinerja Penyedia Orang Asli Papua (SIKAP OAP) dengan Pemerintah Provinsi Papua, Pada Rabu malam (28/01/2026) di Kota Jayapura.

Langkah kongkrit Pemerintah Kabupaten Kaimana ini, merupakan program lama yang telah dilakukan pada periode 2005 – 2010. yaitu melalui program peningkatan kemampuan manajemen usaha. Namun, hal tersebut tidak berlanjut sehingga banyak pelaku usaha kembali berada dalam kondisi lemah.

“Nama usahanya ada, tapi kemampuan mengelola usaha mereka belum kuat. Dengan kerja sama ini dan penerapan aplikasi SIKAP OAP, kami berharap kemampuan manajerial dan teknis pengusaha Papua dapat meningkat,” ujar Bupati Kaimana, Hasan Achmad,

Hasan mengatakan, jika replikasi SIKAP OAP ini berjalan dengan baik, hal tersebut akan berdampak positif terhadap citra inovasi Provinsi Papua.

Baca Juga :  Bupati Fakfak Publikasikan 1.000 Kalender Musim Tanam dan Panen Pala di Momentum Sakral Masjid Tua Patimburak

Ia mengingatkan bahwa pada 2025, provinsi yang terpilih sebagai provinsi inovatif di Tanah Papua adalah Papua Tengah.

“Mudah-mudahan tahun 2026 nanti Provinsi Papua yang terpilih sebagai provinsi terinovasi di Tanah Papua,” kata Hasan dikutip dari Jubi.com (29/01).

Diketahui bahwa, Provinsi Papua telah lebih dulu menyiapkan instrumen aplikasi yang secara khusus dirancang untuk melindungi sekaligus memberdayakan pengusaha asli Papua. Kaimana menjadi kabupaten kedua yang mengadopsi aplikasi SIKAP OAP, setelah sebelumnya diterapkan di Papua Tengah.

Hal tersebut dijelaskan oleh Gubernur Papua Matius D. Fakhiri menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kaimana atas komitmennya mengadopsi aplikasi SIKAP OAP

Baca Juga :  Pemkab Kaimana Siapkan Pengisian Kepala Distrik Yamor dan Perkuat Perangkat Pemerintahan

“Setelah Papua Tengah, Kaimana di Papua Barat. Semoga kedepan ini bisa ditiru juga oleh kabupaten dan kota lain di Tanah Papua,” ujar Fakhiri.

Gubernur Papua, berharap aplikasi SIKAP OAP dapat meningkatkan kualitas pelayanan pemerintah daerah kepada Orang Asli Papua, khususnya dalam bidang usaha dan ekonomi.

jika ini dipakai dengan baik, orang asli Papua bisa terlayani secara optimal oleh pemerintah kabupaten dan kota,” katanya. (*)

(TU/JM)

Follow WhatsApp Channel sumut.tagarutama.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pantau Panen di Kayauni, Kepala Distrik Kayauni Tegaskan Komitmen Jaga Mutu Pala Fakfak
Gerak Cepat Jawab Aspirasi Reses DPRK, Dinas Perkebunan Fakfak Antar Bibit Pala Langsung ke Kebun Petani
Retribusi Pala Tembus Rp248,4 Juta hingga April 2026, Harga Fuly Menguat, Fokus Perkuat Mutu
Petani Pala Fakfak Merasa Dihargai, Penetapan Harga Jadi Harapan Baru bagi Perkebunan Pala
Bangun Kebanggaan Produk Lokal, SMAN 2 Fakfak Bersama Dinas Perkebunan Luncurkan Pala Grafting dan Pupuk Organik Asli Papua di Hardiknas 2026
Dinas Perkebunan Fakfak Perkuat Pengendalian Hama Pala dengan Pupuk Organik TOP
Sosialisasi Jemput Bola Perkuat Implementasi Edaran Bupati, Dukungan Distrik dan Kampung Dorong Pala Unggul Fakfak
Pemkab Fakfak Gencarkan Sosialisasi Harga Pala, 72 Titik Usaha Dipasangi Pamflet Himbauan

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 16:48 WIT

Pantau Panen di Kayauni, Kepala Distrik Kayauni Tegaskan Komitmen Jaga Mutu Pala Fakfak

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:43 WIT

Gerak Cepat Jawab Aspirasi Reses DPRK, Dinas Perkebunan Fakfak Antar Bibit Pala Langsung ke Kebun Petani

Jumat, 1 Mei 2026 - 06:36 WIT

Retribusi Pala Tembus Rp248,4 Juta hingga April 2026, Harga Fuly Menguat, Fokus Perkuat Mutu

Kamis, 30 April 2026 - 20:09 WIT

Petani Pala Fakfak Merasa Dihargai, Penetapan Harga Jadi Harapan Baru bagi Perkebunan Pala

Kamis, 30 April 2026 - 19:29 WIT

Bangun Kebanggaan Produk Lokal, SMAN 2 Fakfak Bersama Dinas Perkebunan Luncurkan Pala Grafting dan Pupuk Organik Asli Papua di Hardiknas 2026

Berita Terbaru